Jalan Rusak Bertahun-tahun, Warga Jambesewu Perbaiki Secara Swadaya
Pemalang – Puluhan warga Dukuh Jambesewu, Desa Rembul, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, bergotong royong melakukan pengecoran jalan yang telah rusak selama bertahun-tahun. Kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya melalui gerakan mandiri warga setempat, Senin 29/06/2026.
Tanpa bantuan alat berat, tanpa proyek bernilai besar, dan belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah daerah, warga dari berbagai kalangan usia turun langsung bekerja. Mereka membawa adonan semen menggunakan alat seadanya seperti gerobak dan ember, mengalirkannya dari mesin molen menuju titik-titik jalan yang rusak.
Di bawah terik matahari, para bapak, pemuda, hingga petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut bekerja dengan kompak. Ember demi ember semen berpindah tangan secara bergantian, diiringi suara mesin molen yang terus berputar serta canda tanda semangat kerja bersama.
Jalan yang diperbaiki merupakan akses penghubung antara Desa Kreo dengan Desa Rembul, khususnya menuju Dukuh Jambesewu dan Dukuh Bajing. Selama ini, kondisi jalan yang rusak, curam, dan berlubang sering dikeluhkan karena membahayakan keselamatan pengendara.
Menurut keterangan tokoh masyarakat, Bayu, jalan ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga. “Kami melaksanakan pengecoran ini sepenuhnya secara swadaya. Jalan yang curam dan rusak ini sudah sering menyebabkan pengendara terjatuh. Karena belum ada perbaikan dari pihak berwenang, kami berinisiatif memperbaikinya sendiri agar tidak lagi memakan korban,” ujarnya.
Koordinator kegiatan sekaligus Ketua RT 09/01, Kasnadi, menambahkan kerusakan jalan semakin parah saat musim hujan. “Banyak pelajar terjatuh saat melintas. Bahkan, saat ada warga yang sakit akan dibawa ke fasilitas kesehatan, kondisi jalan ini justru menghambat perjalanan dan bisa memperparah keadaan pasien,” ungkapnya.
Seluruh biaya kegiatan bersumber dari iuran sukarela warga. Selain masyarakat setempat, bantuan juga datang dari pengusaha ternak ayam, pedagang, serta para perantau yang tergabung dalam komunitas Guyub Rukun. Bahkan sejumlah pengguna jalan dari luar daerah yang melintas turut memberikan sumbangan sebagai wujud kepedulian.
“Semua ini murni kesukarelaan, tidak ada paksaan. Kami berharap dengan diperbaikinya jalan ini, keselamatan warga lebih terjamin dan aktivitas ekonomi serta perjalanan sehari-hari menjadi lebih lancar,” pungkas Kasnadi.
Tim Redaksi


Tinggalkan Balasan