Medan, Sumatera Utara, http://Berkatnews7.com – Dukungan terhadap rencana Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., untuk maju sebagai Bakal Calon (Balon) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Sumatera Utara mulai menguat.

Sedikitnya 40 jaringan media menyatakan siap memberikan dukungan apabila dibutuhkan. Dukungan tersebut disebut sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan insan pers dalam mendorong lahirnya kepemimpinan yang dinilai mampu membawa IMO Indonesia Sumatera Utara semakin solid, profesional, serta memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan media online di Sumatera Utara.

Dukungan dari sejumlah jaringan media tersebut juga menjadi perhatian di tengah dinamika organisasi IMO Indonesia Sumatera Utara. Sejumlah kalangan media menilai, figur yang nantinya memimpin organisasi harus mampu membangun komunikasi yang kuat, mempererat persatuan antarperusahaan media, sekaligus memperjuangkan kepentingan insan pers dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik.

Pasang Iklan BerkatNews7

 

Tidak Ingin Mendahului Masa Kepengurusan

Sementara itu, Dodi Rikardo Sembiring menegaskan bahwa dirinya tidak sedang terburu-buru untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara.

Menurut Dodi, proses pencalonan akan dilakukan pada momentum yang tepat, yakni setelah masa kepengurusan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara yang saat ini dipimpin H.A. Nuar Erde dan jajaran berakhir sesuai dengan masa periodenya.

“Saya bukan maju sekarang. Nanti, ketika kepengurusan Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, H.A. Nuar Erde Cs., habis masa periodenya,” ujar Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., di Medan, Minggu (30/8/2026).

Dodi menegaskan, dirinya tidak ingin rencana pencalonan tersebut dipersepsikan sebagai langkah untuk mengganggu ataupun mengambil alih kepengurusan yang masih berjalan.

Baginya, setiap organisasi memiliki mekanisme, aturan, serta periode kepengurusan yang harus dihormati.

Ia memilih mempersiapkan diri sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai pihak sembari menunggu momentum organisasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Paling penting bagi saya adalah menghormati proses dan mekanisme organisasi. Saya tidak ingin mendahului tahapan yang ada. Ketika waktunya tiba dan mekanismenya memungkinkan, saya siap,” tegasnya.

 

40 Jaringan Media Siap Bergerak

Di sisi lain, dukungan dari sekitar 40 jaringan media menjadi salah satu sinyal bahwa rencana pencalonan Dodi mulai mendapatkan perhatian dari kalangan media online di Sumatera Utara.

Nuar Erde yang menyatakan dukungan mengatakan, kekuatan media tidak hanya terletak pada kemampuan menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga pada soliditas jaringan serta kemampuan membangun komunikasi yang sehat antarinsan pers.

“Media kita sekitar 40 link siap mendukung Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., jika memang dibutuhkan. Kita siap bergerak. Gas terus, harus jadi!” tegasnya.

Menurutnya, dukungan tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan kepentingan personal seorang kandidat, melainkan juga harapan agar organisasi media online ke depan semakin kuat, solid, dan mampu memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan media serta wartawan dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Jaringan media yang luas, lanjutnya, dapat menjadi kekuatan dalam menyampaikan informasi kepada publik secara cepat dan luas. Namun, kekuatan tersebut tetap harus ditempatkan dalam koridor profesionalisme, kode etik jurnalistik, serta kepentingan masyarakat.

“Kalau ini untuk kepentingan yang baik dan memberi manfaat, kita siap mengawal. Jangan setengah-setengah. Gas terus, harus jadi,” ujarnya.

 

Bukan Sekadar Perebutan Jabatan

Dodi Rikardo Sembiring menilai, kepemimpinan dalam organisasi profesi maupun organisasi perusahaan media tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan jabatan.

Menurutnya, seorang ketua harus mampu menjadi jembatan komunikasi, memperkuat kebersamaan, membuka ruang kolaborasi, serta memperjuangkan kepentingan anggota secara proporsional.

Ia juga menilai, perkembangan industri media online saat ini membutuhkan organisasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, perkembangan platform digital, tantangan bisnis media, hingga persoalan profesionalisme dan perlindungan terhadap kerja-kerja jurnalistik.

“Bagi saya, organisasi harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh anggota. Jangan hanya ada ketika ada agenda tertentu. Harus ada kerja nyata, komunikasi, kebersamaan, dan keberpihakan terhadap kepentingan organisasi serta anggota,” kata Dodi.

Ia menambahkan, apabila nantinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin DPW IMO Indonesia Sumatera Utara, dirinya ingin mendorong organisasi yang lebih terbuka, solid, komunikatif, dan mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

Menunggu Momentum Pergantian Kepengurusan

Meski dukungan mulai bermunculan, Dodi kembali menegaskan bahwa dirinya masih menghormati kepengurusan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara yang sedang berjalan.

Menurutnya, kontestasi kepemimpinan harus berlangsung secara sehat dan tidak boleh menghilangkan rasa persaudaraan di antara sesama insan media.

“Saya tidak ingin ini menjadi konflik. Kita semua adalah keluarga besar media. Perbedaan pilihan dalam organisasi adalah hal biasa. Yang terpenting bagaimana kita menjaga persatuan dan membangun organisasi menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dengan sikap tersebut, rencana pencalonan Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., sebagai Balon Ketua DPW IMO Indonesia Sumatera Utara masih menunggu momentum berakhirnya masa kepengurusan saat ini.

Namun, dukungan dari puluhan jaringan media menunjukkan bahwa dinamika menuju kepemimpinan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara mulai menarik perhatian.

Jika konsolidasi tersebut terus berkembang, bukan tidak mungkin dukungan yang saat ini disebut berasal dari sekitar 40 jaringan media akan semakin meluas menjelang momentum pergantian kepengurusan.

Peta dukungan menuju kepemimpinan DPW IMO Indonesia Sumatera Utara pun mulai bergerak. Nama Dodi Rikardo Sembiring, S.Sos., kini menjadi salah satu figur yang mulai diperhitungkan dalam dinamika organisasi media online di Sumatera Utara.

 

Sufri Hidayat, S.H.

Wakaparwil Sumut