Maumere, Sikka, Berkatnews7.com – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Maju Makmur, Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, gencar mengembangkan sektor hortikultura secara intensif melalui budidaya berbagai jenis buah dan sayuran.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Kepala Desa Waiara, Stefanus Arifin, ST, saat berada di lokasi kebun hortikultura desa, Kamis (30/7/2026).

“Peluncuran program hortikultura Desa Waiara yang dikelola Bumdes Maju Makmur telah dilakukan langsung oleh Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, pada Januari 2026 lalu,” ujar Stefanus.

Pasang Iklan BerkatNews7

Di lahan seluas 1,5 hektar ini, Bumdes membudidayakan Pepaya California dan Cabai Merah. Program ini dirancang untuk mendukung ketahanan pangan nasional, menyokong program Makan Bergizi Gratis, serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Pemerintah Desa Waiara telah mengalokasikan anggaran penyertaan modal melalui APBDes Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp174.174.000 guna mendukung pengelolaan program ini,” jelasnya. Dana tersebut digunakan untuk keperluan sewa lahan, pengadaan bibit, pupuk, biaya produksi, hingga pemasaran.

Sementara itu, Manajer Unit Bumdes Maju Makmur, Yohanes Fernandez Nero, menjelaskan pasca diluncurkan, kebun telah dua kali memanen Cabai Merah pada April dan Juli 2026, masing-masing menghasilkan lebih dari 2 ton.

“Kini di bulan Agustus 2026, giliran Pepaya California yang akan dipanen. Diperkirakan jumlahnya mencapai lebih dari 500 buah,” terang Yohanes. Selama ini hasil produksi dipasarkan ke Pasar Alok serta ke luar daerah, seperti Kabupaten Ende.

Selain mendongkrak ekonomi desa, program ini juga membuka lapangan kerja bagi warga. Sejak berjalan, telah menyerap 20 tenaga kerja lokal yang digaji dengan sistem HOK sebesar Rp70.000 per hari.

Terobosan ini menjadi bukti nyata peran Bumdes dalam mengelola potensi desa, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Penulis: Yuven Fernandez