Tiga Sekolah Di Musi Rawas Mengusulkan Penerapan Pembelajaran Secara Daring, Sekretaris Disdik Ini Alasannya
Musi Rawas.,-Berkatnews7.Com kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap kualitas udara membuat tiga sekolah di Kabupaten Musi Rawas, mengusulkan penerapan pembelajaran secara daring.
Namun, hingga Senin 28 September 2026 usulan tersebut belum mendapat persetujuan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Musi Rawas.
Alasannya, Disdik masih melakukan pengkajian dengan mempertimbangkan sejumlah kondisi di lapangan, termasuk hujan yang mulai turun di beberapa wilayah Musi Rawas dalam beberapa hari terakhir.
Sekretaris Disdik Musi Rawas, Amin Subagja mengatakan sebelumnya pihaknya telah menerbitkan surat edaran terkait pengaturan aktivitas pembelajaran secara daring sebagai langkah antisipasi dampak pencemaran udara akibat karhutla.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Disdik Musi Rawas Nomor 420/1088/Disdik/2026 tentang Pengaturan Aktivitas Pembelajaran Secara Daring Antisipasi Dampak Pencemaran Udara.
” Sejauh ini ada tiga sekolah yang mengusulkan untuk pembelajaran daring,” kata Amin.
Meski demikian, Amin menegaskan belum ada satu pun dari tiga sekolah tersebut yang memperoleh persetujuan untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah.
“Belum ada yang disetujui, masih dikaji, karena sudah mulai hujan sekarang,” ungkapnya.
Amin menjelaskan, kebijakan pembelajaran dari rumah tidak diberlakukan secara seragam bagi seluruh sekolah di Kabupaten Musi Rawas.
Hal itu karena kondisi kualitas udara dan dampak karhutla di setiap wilayah berbeda-beda.
Karena itu, kepala sekolah diminta aktif memantau tingkat pencemaran udara serta kondisi lingkungan sekolah masing-masing.
Heri





Tinggalkan Balasan