Pengacara Onesius Gaho, SH,. MH Menanggapi Kematian Jance Zebua Belum Terungkap

“Sebagai advokat dan bagian dari unsur penegak hukum, saya sangat menyayangkan lambannya proses pengungkapan kasus meninggalnya almarhumah Agnis Jance Zebua. Meskipun demikian, kita juga harus memahami bahwa penyidik membutuhkan waktu untuk mengungkap perkara secara detail dan menyeluruh agar tidak terjadi kesalahan dalam penetapan tersangka”, paparnya.
Dalam hukum pidana dikenal prinsip bahwa lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah. Prinsip ini mengharuskan aparat kepolisian bekerja secara hati-hati dalam menelusuri dan mengidentifikasi pihak yang diduga sebagai pelaku. Namun, kehati-hatian tersebut tidak boleh menjadi alasan hingga perkara berlarut-larut tanpa kepastian hukum, Jelas Ones.
“Kita belajar dari berbagai kasus yang hingga kini belum terungkap. Salah satunya adalah kasus hilangnya dua anak di Kecamatan Hibala, Kabupaten Nias Selatan, yang sampai hari ini belum memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai apa yang sebenarnya terjadi terhadap kedua anak tersebut. Apakah menjadi korban tindak pidana atau sebab lainnya, semuanya masih menjadi tanda tanya,” Ucapnya
“Dalam konteks kasus Agnis Jance Zebua, masyarakat, pemerhati hukum, advokat, akademisi, dan seluruh pihak yang peduli terhadap penegakan hukum perlu terus mengawal dan menyuarakan kasus ini. Pengalaman menunjukkan bahwa apabila suatu perkara tidak mendapat perhatian publik, tidak sedikit kasus yang akhirnya berjalan tanpa kejelasan dan kepastian hukum,” Harap Ones
Lanjutnya menjelaskan hingga akhir berita ;
“Kita mengetahui bahwa Polda Sumatera Utara telah menurunkan tim untuk mengungkap kasus ini. Oleh karena itu, masyarakat masih menaruh harapan besar kepada kepolisian sebagai institusi yang diberikan kewenangan oleh undang-undang untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan guna menemukan kebenaran materiil.
Kami mendorong agar kepolisian segera memberikan perkembangan yang jelas kepada publik. Perkara ini telah menjadi perhatian nasional dan viral di berbagai media. Karena itu, kasus ini bukan hanya menyangkut korban dan keluarganya, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat yang saat ini diliputi kekhawatiran selama pelaku belum berhasil diungkap.
Meski demikian, kepolisian tetap harus bekerja secara profesional dan penuh kehati-hatian. Jangan sampai seseorang ditetapkan sebagai tersangka padahal bukan pelaku yang sebenarnya. Sebaliknya, jangan pula sampai pelaku sesungguhnya berhasil bersembunyi di balik lemahnya proses penegakan hukum.
Karena itu, sikap yang tepat adalah mendukung sekaligus mengawal kinerja aparat penegak hukum. Kita memberikan kepercayaan kepada kepolisian untuk bekerja, namun pada saat yang sama masyarakat juga berhak menuntut transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum hingga kasus ini benar-benar terungkap dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya,”. Tutup nya.




Tinggalkan Balasan