Jakarta, Berkatnews7.com – Forum Juang Ononiha (FJO) bersama Gerakan Mahasiswa Nias Nusantara (GMN-Nusantara) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Massa hadir untuk mendesak Kapolri segera mengambil alih penanganan kasus kematian Agnis Jance Zebua yang selama ini ditangani Polres Nias. Langkah ini diambil lantaran Kapolres Nias dan Kapolda Sumatera Utara dinilai gagal serta sangat lamban bekerja, padahal kasus sudah berjalan namun hingga kini belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

Namun, aksi damai tersebut justru dinodai tindakan represif oknum aparat. Alih-alih diberi ruang menyampaikan aspirasi, massa malah mendapat kekerasan fisik, bahkan dua orang mahasiswa terluka akibat peristiwa tersebut.

Pasang Iklan BerkatNews7

Ketua Forum Juang Ononiha, April Julianus Daeli, mengecam keras perbuatan tersebut. Ia menilai tindakan itu telah mencederai hak warga negara untuk mencari keadilan.

“Kami sangat menyayangkan hal ini. Seharusnya kami datang meminta keadilan, tapi yang kami terima justru ketidakadilan. Di mana hukum dan keadilan di negeri ini?” tegas April.

Pihak aliansi mahasiswa menegaskan tidak akan tinggal diam. Mereka siap menempuh jalur hukum dan memperluas gerakan, karena tindakan represif ini jelas melanggar hak asasi.

“Kami tidak akan membiarkan ini berlalu begitu saja. Kami akan melaporkan kejadian ini dan terus bersuara, karena aparat telah bertindak sewenang-wenang terhadap kami,” tutupnya.

Penulis: Berkat Bate’e