Sanggau, http://Berkatnews7.com- Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Pak Manyam, Kabupaten Sanggau, dilaporkan masih terus beraktivitas secara bebas hingga hari ini. Maraknya aktivitas mesin *dompeng* dan pengerukan lahan secara ilegal di lokasi tersebut seolah menjadi bentuk “pembangkangan” terbuka terhadap komitmen penegakan hukum di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat dan Polres Sanggau.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, puluhan unit alat tambang ilegal masih aktif beroperasi sehari-hari, merusak ekosistem sungai dan area sekitar, serta memicu kekhawatiran masyarakat akan dampak pencemaran zat berbahaya seperti merkuri.

Menantang Komitmen Kapolda Baru

Aktivitas PETI yang terkesan kebal hukum di Pak Manyam ini dinilai publik sebagai ujian berat sekaligus tantangan terbuka bagi jajaran kepemimpinan Polda Kalbar yang baru, serta Polres Sanggau. Publik menantikan ketegasan instansi kepolisian dalam membuktikan janji pemberantasan *illegal mining* di wilayah Kalimantan Barat.

“Operasi tambang di Pak Manyam ini seperti tidak menyentuh hukum sama sekali. Padahal pergantian pimpinan di tingkat Polda maupun instruksi penindakan tegas terhadap *illegal mining* sudah sering digaungkan.

Jika ini terus dibiarkan, kesan di masyarakat seolah-olah para pelaku ini dengan sengaja ‘menantang’ wibawa Kapolda baru dan Polres Sanggau,” ujar salah satu warga lokal yang enggan disebutkan namanya demi keamanan.

Desakan Penindakan Tanpa Pandang Bulu

Kehadiran PETI tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan dan merusak lingkungan hidup secara masif, tetapi juga merusak tatanan sosial warga setempat.

Warga dan pemerhati lingkungan mendesak agar Polda Kalbar bersama Polres Sanggau tidak hanya menyasar para pekerja lapangan, tetapi juga mengusut tuntas **pemodal (cukong)** dan pihak-pihak yang diduga menjadi “payung” di balik beroperasinya tambang emas ilegal Pak Manyam.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun ke lokasi untuk melakukan razia berskala besar, menyita peralatan, serta memproses hukum para pelaku secara transparan demi menegakkan wibawa hukum di Kabupaten Sanggau.

Si juli