Semangut, Kapuas Hulu, http://Berkatnews7.com- Perkelahian antar kelompok remaja di Desa Semangut, Kapuas Hulu, menjadi cerminan krisis moral generasi muda di pedesaan. Desa yang dikenal kental adat ini kini dihadapkan pada maraknya tawuran dan pergaulan bebas.

Modernisasi dan media sosial tanpa pengawasan dituding jadi pemicu. Remaja mudah terprovokasi konten daring hingga berujung kekerasan nyata dengan motif dendam dan persaingan kelompok.

Kondisi ini menunjukkan lemahnya fungsi keluarga. Kesibukan orang tua mencari nafkah membuat pengawasan dan komunikasi di rumah berkurang, sehingga remaja mencari pengakuan di lingkungan pertemanan yang salah.

Warga berharap Polres Kapuas Hulu meningkatkan patroli di titik rawan dan menindak tegas pelaku untuk memberi efek jera.

Namun penegakan hukum saja tidak cukup. Diperlukan sinergi pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, dan sekolah untuk menghidupkan kembali kegiatan positif pemuda, olahraga, dan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.

Kasus ini menjadi alarm keras. Tanpa peran aktif orang tua dan pengawasan bersama, generasi muda terancam menjadi sumber keresahan, bukan aset desa.

 

[ZEFIR]