Jakarta, Berkatnews7.com – Tokoh pemuda Kepulauan Nias, Juli E. Restu War, yang turut hadir dalam aksi unjuk rasa kemanusiaan di depan Mabes Polri, menegaskan bahwa kehadiran massa merupakan bentuk kepedulian nyata masyarakat terhadap tegaknya supremasi hukum, sekaligus upaya mengawal pengungkapan kasus kematian Agnis Jence Zebua.

Menurutnya, kedatangan para pemuda di lokasi bukanlah bertujuan mengintervensi jalannya penyidikan. Sebaliknya, hal ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi agar penanganan perkara berjalan secara profesional, transparan, objektif, serta benar-benar memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

“Kami hadir membawa suara kemanusiaan. Harapan kami sederhana, yaitu agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan mampu mengungkap fakta yang sebenarnya. Hal ini demi memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban maupun masyarakat luas,” ujar Juli E. Restu War.

Pasang Iklan BerkatNews7

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Kepulauan Nias, untuk senantiasa menjaga persatuan, menghormati proses hukum yang berjalan, serta mengawal jalannya penyidikan dengan cara yang damai dan bermartabat.

“Kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum akan semakin kuat apabila setiap proses dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan berdasarkan alat bukti yang sah. Oleh karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama mengawal proses ini dengan tetap mengedepankan ketertiban, persatuan, dan semangat kemanusiaan,” tutupnya.

Penulis: Berkat Bate’e