Jember, 27 Juli 2026, Berkatnews7.com-  Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Jember menggelar kegiatan Senam Bersama Klub Jantung Sehat (KJS) dan Klub Jantung Sehat Remaja (KJR) se-Kabupaten Jember yang dipadukan dengan pagelaran seni hadroh di Alun-Alun Jember Nusantara, Minggu (26/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan penutupan ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026.

Ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat turut memadati lokasi kegiatan. Mereka terdiri dari pensiunan guru, anggota PGRI, Pramuka, kelompok ibu-ibu dari 14 grup samroh, serta jajaran anggota YJI, KJBI, PERWIRA, dan PERWATUSI.

Wakil Ketua YJI Cabang Jember sekaligus Ketua DPC PERWATUSI Jember, Ir. Iriane Chairani Megahwati Mirvano, A.Md., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat sekaligus memeriahkan penutupan JFC 2026.

Pasang Iklan BerkatNews7

“Pada momen penutupan JFC ini, YJI dengan bangga menampilkan Senam Jantung Sehat Remaja serta senam kreasi dari MTsN 2 Jember sebagai cerminan generasi muda yang sehat, ceria, dan energik,” ujarnya.

Selain penampilan para remaja, seluruh Klub Jantung Sehat (KJS) se-Kabupaten Jember juga menampilkan Senam Jantung Sehat 5 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) III Jawa Timur yang akan digelar di Jember pada November 2026.

Tidak hanya mengusung olahraga, kegiatan ini juga menampilkan pertunjukan Tari Wisata Watu Ulo yang dibawakan KJS Kencong. Acara kemudian ditutup dengan kolaborasi seni samroh dan hadroh antara YJI dan PERWIRA Jember sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Iriane menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember, khususnya Bupati Jember, atas dukungan terhadap berbagai program YJI dalam memasyarakatkan senam jantung sehat sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jember atas dukungannya terhadap program YJI dalam memasyarakatkan senam jantung sehat sekaligus melestarikan budaya lokal. Ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jember,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD PERWATUSI Jawa Timur, Iriantiningsih, menilai Jember Fashion Carnaval menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan bahwa kreativitas budaya dapat berjalan selaras dengan kampanye hidup sehat.

Ia berharap kolaborasi antara YJI, KJS, KJR, dan PERWATUSI Jember terus diperkuat serta semakin memperkenalkan program Osteodance dan senam pencegahan osteoporosis sebagai upaya menjaga kesehatan dan kepadatan tulang masyarakat.

(Untung R.)