Aceh Utara, http://Berkatnews7.com – Kelompok 29 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan kegiatan sosialisasi edukasi bullying di SD Negeri 8 Kuta Makmur, Desa Ceumpeudak, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi sejak dini mengenai pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Sosialisasi yang berlangsung di ruang perpustakaan sekolah tersebut diikuti oleh 37 siswa SD Negeri 8 Kuta Makmur. Kegiatan mendapat dukungan dari pihak sekolah dan Kepala SD Negeri 8 Kuta Makmur, Yusnana, S.Pd.

Pasang Iklan BerkatNews7

Pemilihan ruang perpustakaan sebagai tempat kegiatan memberikan suasana belajar yang lebih nyaman sehingga siswa dapat mengikuti materi secara fokus sekaligus tetap menikmati proses pembelajaran.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Kelompok 29 menyampaikan materi mengenai bullying dengan metode yang disesuaikan dengan usia siswa sekolah dasar. Materi dipresentasikan menggunakan PowerPoint melalui Smart TV Merah Putih atau Interactive Flat Panel (IFP) yang tersedia di ruang perpustakaan.

Penggunaan media visual tersebut membuat penyampaian materi menjadi lebih menarik dan membantu siswa memahami contoh-contoh perilaku bullying yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Para siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying, mulai dari tindakan mengejek, memanggil teman dengan sebutan yang tidak pantas, mengucilkan, mengintimidasi, hingga tindakan fisik yang dapat menyakiti orang lain.

Mahasiswa juga memberikan pemahaman bahwa candaan tidak lagi dapat dianggap sebagai hal biasa apabila membuat orang lain merasa takut, malu, tersinggung, atau terluka.

Agar kegiatan tidak berlangsung secara satu arah, mahasiswa Kelompok 29 mengemas sosialisasi dengan interaksi dan komunikasi langsung bersama para siswa.

Siswa diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengenali sikap yang tepat ketika melihat atau mengalami tindakan bullying. Pendekatan tersebut membuat suasana sosialisasi menjadi lebih hidup dan mendorong siswa untuk berani berkomunikasi.

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika mahasiswa memberikan reward kepada siswa yang aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.

Pemberian penghargaan tersebut bukan sekadar hadiah, tetapi menjadi bentuk apresiasi atas keberanian siswa dalam menjawab pertanyaan, berinteraksi, dan mengikuti materi dengan baik.

Suasana ceria pun terlihat selama kegiatan sehingga pesan edukasi mengenai bullying dapat diterima dengan cara yang menyenangkan.

Melalui sosialisasi tersebut, Kelompok 29 KKN-PPM Unimal mengajak seluruh siswa untuk menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.

Siswa didorong untuk saling menghormati, membantu teman yang mengalami kesulitan, tidak ikut mengejek atau mengucilkan, serta berani melaporkan kepada guru apabila menemukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti teman.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan kepada 37 siswa yang hadir, tetapi juga menumbuhkan kesadaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Edukasi mengenai bullying sejak usia sekolah dinilai penting sebagai langkah membangun karakter siswa yang memiliki empati, kepedulian, keberanian, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan pertemanan.

Melalui kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan tersebut, Kelompok 29 KKN-PPM Unimal berharap pesan “Stop Bullying, Mulai Saling Menghargai” dapat terus diterapkan di SD Negeri 8 Kuta Makmur.

Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus meninggalkan nilai positif bagi siswa dan lingkungan sekolah.

(Marhaban) Kaperwil Aceh.