Aksi Damai Berubah Tegang, Sosok “Eko” Tak Muncul, Satu Warga Diamankan
Gunungsitoli, Sumatera Utara – BerkatNews7.com – Aksi damai yang digelar Gerakan Masyarakat Peduli Nias (GAMPNI) di depan gerbang Proyek Revitalisasi SMAN Unggulan Sukma Nias pada Jumat (3/7/2026) sempat berubah menjadi tegang.
Seorang warga setempat akhirnya diamankan polisi, sementara sosok yang selama ini menjadi penghubung justru tidak terlihat.
Menurut pantauan di lokasi, ketegangan bermula ketika seorang pria yang mengaku sebagai warga sekitar menerobos barisan massa dan berusaha mendekati orator yang sedang berbicara.
Situasi nyaris memicu kontak fisik, namun personel Polres Nias segera bertindak menghalau dan mengamankan pria tersebut menjauh dari lokasi untuk mencegah bentrokan lebih besar. Selama proses itu, pria tersebut masih terlihat melawan secara verbal.

Pihak GAMPNI menilai tindakan pria itu telah mengganggu hak penyampaian pendapat di muka umum dan berencana melaporkannya ke pihak berwajib.
Kekecewaan massa memuncak karena tidak ada satu pun perwakilan perusahaan yang hadir menerima aspirasi. Padahal, dalam kunjungan sebelumnya selalu ada seseorang berinisial “Eko” yang mengaku sebagai Humas perusahaan dan sering menjelaskan perkembangan proyek kepada warga maupun wartawan.
Namun saat aksi ini berlangsung, orang tersebut beserta manajemen, konsultan pengawas, hingga pejabat terkait tidak ada yang tampak.
Bahkan, Polres Nias dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII yang hadir langsung telah berupaya menghubungi pihak pelaksana, namun tidak ada tanggapan. Ketiadaan pihak yang bertanggung jawab ini menjadi sorotan tajam.
Demi menjaga ketertiban dan menghindari risiko yang lebih buruk, pimpinan aksi akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyampaian aspirasi di lokasi proyek tersebut.




Tinggalkan Balasan