Resepsi Pernikahan Faajatulo Ndraha Dengan Putri Zai Berjalan Lancar Secara Adat Nias
Pelalawan Riau – Resepsi pernikahan Faajatulo Ndraha dan Putri Zai yang dilaksanakan secara penuh mengikuti adat istiadat Nias berjalan dengan lancar, khidmat, dan sukses. Acara berlangsung di lingkungan PT Musim Mas Est 4 Pangkalan Lesung, pada hari Minggu, 28 Juni 2026.
Sebelum memasuki rangkaian inti adat, acara diawali dengan ibadah doa dan nyanyian pujian yang dipimpin langsung oleh jemaat BNKP Reformasi & Tariamaena.
Suasana menjadi semakin sakral dan penuh rasa syukur di hadapan para tamu undangan dan keluarga besar kedua mempelai.
Ketua Perkumpulan Marga Ndraha Pelalawan menyampaikan bahwa pernikahan adat Nias bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan cerminan nilai luhur leluhur, sejarah, serta jati diri masyarakat Nias.
“Berbagai tata cara dan perilaku khas yang ada dalam upacara ini sudah menjadi tradisi turun-temurun. Setiap langkahnya melambangkan keseriusan dan kesiapan kedua mempelai untuk membina rumah tangga,” ujarnya.
Selama prosesi berlangsung, pemimpin upacara adat memberikan nasihat kehidupan sekaligus memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Salah satu bagian yang paling dinanti adalah penampilan Tari Maena, tarian tradisional khas Nias yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini. Tarian tersebut melambangkan rasa sukacita, doa, dan harapan baik bagi masa depan kedua mempelai.
Ketua Serikat Pekerja SPMM, Pak Canda Duha, menambahkan bahwa setiap tahapan dalam upacara ini memiliki makna yang mendalam dan sarat akan nilai kehormatan.
“Setiap gerakan dan ucapan harus disampaikan dengan rasa hormat kepada leluhur, orang tua, dan pasangan. Dalam adat Nias, keluarga besar dan masyarakat sekitar juga terlibat aktif sejak persiapan hingga pelaksanaannya. Meskipun diselenggarakan secara sederhana, namun tetap menjunjung tinggi kearifan lokal dan nilai budaya yang luhur,” tegasnya.
Rangkaian acara juga diisi dengan sambutan dari berbagai tokoh masyarakat dan tokoh Ono Niha di lingkungan sekitar, termasuk S. Waruhu, yang turut mendoakan kebahagiaan dan keberkahan bagi rumah tangga yang baru dibangun.
Secara keseluruhan, acara berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh undangan yang hadir.




Tinggalkan Balasan