Tidak Asing Lagi Nama Yusman Dawolo Jadi Perbincangan Hangat Di Publik, Dinilai Sangat Menginspirasi Gerakan Peduli dan Dorong Gagasan Kemajuan Gunungsitoli

Sumut, Gunungsitoli – Di dunia maya dan dunia nyata Nama Yusman Dawolo baru-baru ini menjadi salah satu topik yang cukup sering diperbincangkan fi kalasan masyarakat kepulau nias dan masyarakat Kota Gunungsitoli. Selain dikenal aktif menyampaikan kritik dan masukan berbagai kebijakan pemerintah daerah dan pusat Yusman juga mendapat perhatian publik melalui sejumlah kegiatan sosial (Peduli Kasih) yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kota Gunungsitoli dan secara keseluruhan (Kepulauan Nias).
Dengan Situasi dan Kondisi (Sikon) ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian masyarakat, berbagai aksi kepedulian yang dilakukan Yusman Dawolo yang biasa dipanggil sehari-hari Bung YD dinilai telah memberikan dampak positif dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk turut membantu sesama dan murah uluran tangan.
Salah seorang aktivis di Kota Gunungsitoli, Agustinus Zebua, sekaligus Sebagai Lembaga dari Komnad LP-KPK menilai bahwasanya gerakan sosial yang dilakukan Yusman Dawolo patut diacungi jempol diapresiasi karena mampu menggugah kepedulian masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih baik dimasa yang akan datang.
Menurut Agustinus Zebua, beberapa waktu terakhir terlihat sejumlah tokoh dan masyarakat yang mulai terlibat dalam kegiatan sosial, seperti memberikan bantuan sembako kepada warga yang hidup sebatang kara.
“Saya (Agustinus Zebua) mengamati dan melihat apa yang dilakukan Yusman Dawolo menjadi inspirasi bagi orang yang memiliki kemampuan finansial lebih baik untuk ikut membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kita bisa melihat di berbagai media sosial beberapa tokoh mulai turun langsung memberikan bantuan kepada warga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni maupun kepada keluarga kurang mampu. Ini merupakan hal yang sangat positif,” ujar Agustinus.
Yusman Dawolo berharap gerakan kepedulian sosial seperti ini terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok dan tantangan ekonomi yang sedang dihadapi masyarakat Kota Gunungsitoli dan sekitarnya.
“Besar harapan kita bersama semoga semakin banyak pihak yang tergerak membantu masyarakat kurang mampu. Saat ini kondisi ekonomi tidak mudah, harga kebutuhan pokok terus meningkat sehingga diperlukan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Disisi lain Yusman Dawolo aktif dalam kegiatan sosial, juga diketahui menjalin komunikasi dengan berbagai tokoh dan pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap pembangunan Kepulauan Nias dan secara khusus Kota Gunungsitoli.
Beberapa waktu lalu, Yusman Dawolo menemui Ketua BPP PKN serta Ketua DPRD Kota Gunungsitoli dalam kesempatan yang berbeda di Jakarta. Pertemuan tersebut disebut membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan masa depan Kepulauan Nias dan Kota Gunungsitoli.
Awak media berupaya konfirmasi melalui WhatsApp, Yusman Dawolo membenarkan bahwasanya betul adanya pertemuan tersebut sesuai harapan kita bersama.
“Betul, beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Ketua BPP PKN dan juga Ketua DPRD Kota Gunungsitoli. Banyak hal yang kami diskusikan, termasuk tentang pemekaran Kepulauan Nias menjadi provinsi baru serta berbagai persoalan ekonomi yang saat ini dihadapi masyarakat kepulauan Nias” Tandasnya Bang YD.
Menurutnya, salah satu fokus pembahasan dalam diskusi tersebut adalah bagaimana mendorong terciptanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Gunungsitoli.
“Besar harapan, kami berharap ada langkah-langkah konkret yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Kami juga berharap DPRD dapat memberikan masukan dan dorongan kepada pemerintah daerah agar program-program yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas utama” katanya.
Belakangan ini berbagai tantangan dan rintangan yang dihadapi Kota Gunungsitoli saat ini, mulai dari persoalan ekonomi, pengangguran hingga tingginya harapan masyarakat terhadap peningkatan kesejahteraan, kolaborasi antara tokoh masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya dinilai menjadi kunci untuk mendorong kemajuan daerah kota Gunungsitoli.
Diluar nalar berbagai pandangan yang berkembang, kehadiran tokoh yang aktif menyuarakan gagasan pembangunan sekaligus menunjukkan kepedulian sosial di tengah masyarakat menjadi warna tersendiri dalam dinamika Kota Gunungsitoli. Harapan masyarakat pun sederhana, yakni semakin banyak pihak yang tidak hanya menyampaikan gagasan, tetapi juga mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat dan mendorong lahirnya peluang ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga Kota Gunungsitoli (Kepulauan Nias 4 Kabupaten 1 Kota.
Penulis: MarTaf



Tinggalkan Balasan