Suara Hati Pemuda Nias, Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
Nias, Berkatnews7.com – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, seharusnya kita menyambutnya dengan penuh kebanggaan dan sukacita. Namun, sebagai anak bangsa, hati saya justru terasa sedih melihat berbagai persoalan yang terjadi di negeri ini.
Ketegangan di Aceh, konflik yang masih terjadi di Papua, benturan antara masyarakat dan aparat, serta berbagai persoalan ekonomi dan sosial menjadi tanda bahwa masih banyak pekerjaan besar yang harus diselesaikan.
Lalu, ada apa dengan Indonesia?
Pertanyaan ini bukan untuk menyalahkan siapa pun. Ini adalah suara hati seorang pemuda yang masih mencintai Indonesia.
Saya, Juli Berkat Batee, pemuda Kepulauan Nias, merasa prihatin ketika melihat masyarakat di sejumlah daerah merasa belum mendapatkan keadilan, kesejahteraan, keamanan, dan perhatian yang mereka harapkan dari negara.
Kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah, kami berharap segera mengambil langkah nyata untuk memulihkan keadaan. Perkuat ekonomi rakyat, hadirkan keadilan, dengarkan suara masyarakat di daerah, serta selesaikan berbagai konflik melalui hukum, dialog, dan pendekatan kemanusiaan.
Jangan biarkan kekecewaan berubah menjadi perpecahan.
Indonesia tidak membutuhkan lebih banyak pertikaian. Indonesia membutuhkan persatuan, keadilan, kedamaian, dan pemimpin yang mau mendengar suara rakyat.
Kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan Merah Putih setiap 17 Agustus. Kemerdekaan adalah ketika seluruh rakyat merasa aman, dihargai, didengar, dan mendapatkan kesempatan yang adil untuk hidup sejahtera.
Jika hari ini saya bersuara, bukan karena membenci Indonesia, tetapi karena saya terlalu mencintai Indonesia.
Dari Kepulauan Nias untuk Indonesia, mari kita jaga persatuan dan jangan biarkan negeri ini kehilangan arah.
Penulis : Sudirman Waruhu


1 Komentar
Semangat terus maju, menuju Indonesia emas