Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, bertemu langsung dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam sebuah forum dialog yang membahas berbagai aspirasi masyarakat dari sejumlah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa BEM yang tergabung dalam Forum Juang Ono Niha (FJO), Emon Wirawan Harefa, berkesempatan menyampaikan secara langsung aspirasi masyarakat Kepulauan Nias kepada Direktur Utama Perum Bulog.

Dialog tersebut menjadi ruang strategis bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, masukan, serta harapan masyarakat daerah kepada pemerintah dan lembaga negara. Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Perum Bulog menyampaikan bahwa saat ini Bulog telah memiliki gudang penyimpanan di Gunungsitoli dan ke depan akan dikembangkan tambahan gudang Bulog di Nias Selatan.

Menurutnya, penguatan infrastruktur logistik pangan di Kepulauan Nias menjadi langkah penting dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, khususnya beras, bagi masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.

“Tidak perlu khawatir kehabisan beras saat musim barat. Tenang, kita bantu Nias,” ujar Direktur Utama Perum Bulog dalam pertemuan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, salah satu tokoh pemuda Kepulauan Nias, Juli E. Restu War, menyampaikan dukungannya kepada Emon Wirawan Harefa agar terus meningkatkan kapasitas dan keberaniannya dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan Kepulauan Nias.

Juli E. Restu War juga mengajak seluruh pemuda Kepulauan Nias untuk aktif berpartisipasi dalam menyampaikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memastikan berbagai persoalan strategis daerah dapat memperoleh perhatian yang lebih besar dari para pemangku kebijakan.

Rencana pengembangan gudang Bulog di wilayah Nias diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, terutama saat musim barat dan gelombang tinggi yang kerap menghambat distribusi logistik antarpulau. Dengan adanya peningkatan kapasitas penyimpanan pangan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh jaminan ketersediaan beras dan bahan pokok lainnya secara lebih stabil.

Masyarakat Kepulauan Nias pun menyambut baik perhatian dan komitmen yang disampaikan Perum Bulog. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.