Juli E. Restu War Apresiasi Aksi Damai GMN-BERSATU, Ajak Seluruh Pemuda Nias Bersatu Kawal Keadilan dan Kemajuan Kepulauan Nias

Jakarta, 17 Juni 2026 – Tokoh muda Kepulauan Nias yang berdomisili di DKI Jakarta, Juli E. Restu War, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya aksi damai yang digelar oleh Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km. 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/6/2026). Menurutnya, aksi yang berlangsung tertib dan damai tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara konstitusional demi terciptanya penegakan hukum yang adil, profesional, dan transparan.
Aksi damai jilid II tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan asal Kepulauan Nias. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan persoalan hukum yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum, dengan tetap menjunjung tinggi ketertiban umum serta menghormati institusi negara.
Juli E. Restu War menegaskan bahwa penyampaian aspirasi secara damai merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Oleh karena itu, ia berharap setiap aspirasi masyarakat dapat diterima dengan terbuka dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
«”Saya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi damai GMN-BERSATU yang telah menunjukkan kedewasaan berdemokrasi dengan menyampaikan aspirasi secara tertib, santun, dan damai. Aspirasi masyarakat adalah bagian penting dalam negara demokrasi. Saya berharap seluruh tuntutan yang disampaikan dapat menjadi perhatian serius dan diproses secara objektif, profesional, transparan, serta berkeadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Juli E. Restu War.»
Dalam aksi tersebut, salah satu tokoh yang menjadi perhatian massa adalah Penius Bu’ulolo, aktivis muda asal Kepulauan Nias yang kini berdomisili di Pekanbaru, Provinsi Riau. Sebagai Ketua Bidang Pendampingan Non-Litigasi pada Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bumi Lancang Kuning, Penius tampil menyampaikan orasi di atas mobil komando. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap tegaknya supremasi hukum dan bukan sebagai bentuk perlawanan terhadap institusi kepolisian. Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, menghormati aparat keamanan, serta mengedepankan dialog yang bermartabat.
Lebih lanjut, Juli E. Restu War berharap semangat persatuan yang ditunjukkan dalam aksi tersebut tidak berhenti pada satu momentum, melainkan menjadi awal lahirnya gerakan kolektif seluruh generasi muda Kepulauan Nias untuk bersama-sama memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
«”Saya berharap seluruh pemuda Kepulauan Nias, baik yang berada di Kepulauan Nias maupun di berbagai daerah di Indonesia, dapat bersatu, kompak, dan berdiri tegak menagih keadilan serta mengawal seluruh kebutuhan pembangunan dan kemajuan Kepulauan Nias secara serentak, konsisten, dan bertanggung jawab. Perjuangan untuk kemajuan daerah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan persatuan, solidaritas, integritas, serta komitmen bersama agar suara masyarakat semakin kuat dan mampu menghadirkan perubahan yang nyata bagi masa depan Kepulauan Nias,” tegasnya.»
Menurut Juli, Kepulauan Nias memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari sumber daya manusia, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, hingga investasi. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, perlu terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta memperjuangkan percepatan pembangunan daerah.
Menutup keterangannya, Juli E. Restu War mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Nias untuk menjaga persaudaraan, menghindari perpecahan, serta terus menyampaikan aspirasi melalui cara-cara yang damai, bermartabat, dan konstitusional. Ia meyakini bahwa persatuan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan Kepulauan Nias yang lebih maju, adil, sejahtera, dan memiliki daya saing di tingkat nasional.



Tinggalkan Balasan