Di Balik Duka Kebakaran, Kepedulian Bang YD Menguatkan Korban Musibah di Gunungsitoli Utara
Gunungsitoli, http://Berkatnews7.com – Musibah kebakaran yang melanda rumah Fatiziduhu Laoli alias Ama Rosi di Dusun II, Desa Hiligodu Ulu, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Rumah beserta seluruh perlengkapan di dalamnya hangus dilalap si jago merah.
Di tengah kesedihan tersebut, kepedulian datang melalui Dr. (H.C.) Yusman Dawolo, M.Kom.I, atau yang akrab disapa Bang YD, bersama Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli. Bantuan disalurkan kepada keluarga korban pada Rabu (26/8/2026) sebagai bentuk empati dan dukungan agar mereka dapat kembali bangkit setelah mengalami musibah.
Bang YD menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang menimpa keluarga Ama Rosi. Menurutnya, kebakaran bukan sekadar sebuah peristiwa, tetapi merupakan ujian berat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal beserta harta benda dalam waktu singkat.
«“Bantuan yang kami berikan mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami para korban. Namun, kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat agar mereka bisa kembali bangkit, memulai usaha, dan menata kehidupan dari awal,” ujar Bang YD.»
Bantuan tersebut diserahkan melalui perwakilan Bang YD, yakni Bendahara Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Yustina Halawa, bersama sejumlah pengurus lainnya yang turut hadir di lokasi.
Sementara itu, Dewan Pakar Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli, Ir. Armin Telaumbanua, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan Bang YD disalurkan secara utuh kepada keluarga yang menjadi korban musibah.
«“Kami berharap keluarga yang tertimpa musibah diberikan kesabaran, kekuatan, serta rezeki yang berlimpah dari Allah SWT sehingga dapat segera bangkit dari cobaan ini,” ujar Armin.»
Dorong Penambahan Mobil Pemadam Kebakaran
Selain memberikan bantuan kepada korban, Bang YD juga mendorong Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran.
Ia mengusulkan agar setiap kecamatan di Kota Gunungsitoli memiliki sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat, terutama ketika kejadian berlangsung jauh dari pusat kota.
Menurut Bang YD, musibah kebakaran tidak hanya terjadi di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat terjadi di kecamatan, desa, hingga wilayah pelosok.
«“Kebakaran bukan hanya terjadi di kota, tetapi juga terjadi di kecamatan, desa, dan pelosok-pelosok. Karena itu, setiap kecamatan perlu memiliki armada pemadam kebakaran yang memadai agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” tegasnya.»
Korban Sampaikan Terima Kasih
Rasa haru disampaikan Fatiziduhu Laoli alias Ama Rosi bersama keluarganya. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Bang YD dan Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli yang telah hadir memberikan bantuan di tengah masa-masa sulit yang mereka alami.
«“Terima kasih kepada Bang YD dan Gerakan Peduli yang tidak meninggalkan kami saat sedang mengalami musibah. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bang YD dengan rezeki yang berlimpah, kesehatan, dan perlindungan bagi seluruh keluarganya,” ungkap keluarga korban.»
Mereka juga berharap Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli dapat terus hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
«“Kami berharap Gerakan Peduli Kota Gunungsitoli terus menjadi penguat bagi masyarakat yang lemah dan benar-benar membutuhkan,” lanjut mereka.»
Musibah kebakaran memang meninggalkan kehilangan yang tidak sedikit. Namun, kepedulian dan gotong royong menjadi penguat bagi para korban untuk menghadapi masa sulit. Bantuan yang diberikan di tengah duka bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi tanda bahwa mereka tidak menghadapi cobaan seorang diri.
Laporan: Yarmend


Tinggalkan Balasan