Video Perkelahian di Lapangan Bola Aramo Viral, Kedua Belah Pihak Tegaskan Masalah Telah Selesai Secara Kekeluargaan
Nias Selatan, http://Berkatnews7.com – Video perkelahian antarwarga yang terjadi di Lapangan Bola Kaki Kecamatan Aramo, Kabupaten Nias Selatan, saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sempat beredar luas di media sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat, 14 Agustus 2026, di lingkungan Lapangan Bola Kaki Kecamatan Aramo, ketika masyarakat sedang mengikuti rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Dalam video yang beredar, terlihat adanya keributan yang melibatkan sejumlah warga dari Borasham Desa Hili Amauzula dan warga Desa Hili Fadolo.
Namun, kedua belah pihak menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman sesaat dan persoalannya telah diselesaikan melalui musyawarah secara kekeluargaan.
Kedua Belah Pihak Berikan Klarifikasi.
Menanggapi beredarnya video tersebut, perwakilan dari kedua pihak memberikan klarifikasi kepada Berkatnews7.com. Mereka meminta masyarakat tidak lagi memperpanjang persoalan maupun menyebarluaskan kembali video yang dapat menimbulkan kesalahpahaman baru.
Perwakilan Desa Hili Fadolo, RL. Buulolo, membenarkan bahwa telah terjadi kesalahpahaman antara pemuda Borasham Desa Hili Amauzula dan pihak Hili Fadolo pada 14 Agustus 2026.
«“Benar telah terjadi kesalahpahaman antar pemuda Borasham Desa Hili Amauzula pada tanggal 14/8/2026 di Lapangan Bola Kaki Kecamatan Aramo. Namun saat ini masalah tersebut sudah terselesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada lagi dendam. Kami tetap bersaudara,” ujar RL. Buulolo.»
Pernyataan serupa disampaikan perwakilan Borasham Desa Hili Amauzula, SD. Laia, saat dikonfirmasi Berkatnews7.com.
Menurutnya, kedua pihak telah duduk bersama dan menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik.
«“Kami dari Borasham Hili Amauzula dan teman-teman dari Hili Fadolo sudah duduk bersama. Masalah 14 Agustus 2026 saat HUT ke-81 RI kemarin sudah selesai. Mari kita jaga persatuan, apalagi ini momentum HUT RI. Jangan sampai gara-gara emosi sesaat merusak kebersamaan kita,” kata SD. Laia.»
Imbauan Tidak Sebarkan Kembali Video.
Kedua belah pihak juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, agar tidak kembali menyebarluaskan video perkelahian tersebut.
Menurut mereka, penyebaran ulang video yang merekam kejadian tersebut berpotensi memunculkan persepsi berbeda, memperkeruh suasana, serta membuka kembali persoalan yang telah diselesaikan.
Mereka berharap masyarakat dapat menghormati kesepakatan damai yang telah dicapai dan tidak menjadikan insiden tersebut sebagai bahan untuk mempertentangkan kedua kelompok masyarakat.
Secara umum, rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kecamatan Aramo berlangsung lancar dan penuh semangat kebersamaan. Insiden yang terjadi di lapangan tersebut dinilai sebagai kesalahpahaman sesaat yang kemudian telah diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah antara tokoh serta pemuda dari kedua pihak.
Penyelesaian secara kekeluargaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa persaudaraan dan keharmonisan masyarakat Aramo tetap menjadi hal utama.
Peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan dialog, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun potongan video yang beredar di media sosial.
Semangat kebersamaan yang dibangun dalam momentum HUT Kemerdekaan RI hendaknya tetap dijaga.
“Satu Tim, Satu Tujuan” menjadi semangat bersama masyarakat Aramo untuk terus menjaga kekompakan, persatuan, dan membangun Kecamatan Aramo yang lebih aman, damai, dan harmonis.
Faozatulobuulolo


Tinggalkan Balasan