Nias Utara, Berkatnews7.com – Masyarakat Desa Meafu, Kecamatan Lahewa Timur, Kabupaten Nias Utara, meminta Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu untuk segera merealisasikan janji pembangunan jalan senilai 10 miliar rupiah yang dialokasikan untuk wilayah tersebut. Permintaan ini muncul seiring masih rusaknya akses jalan di desa tersebut yang kembali menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Dalam penjelasannya terkait video yang beredar, perwakilan masyarakat menegaskan bahwa lokasi jalan rusak yang viral berbeda dengan titik pembangunan yang diklarifikasi oleh Dinas Kominfo Nias Utara.

“Jalan rusak yang viral di media sosial, berlokasi di Desa Meafu, Kecamatan Lahewa Timur. Sementara klaim Kominfo terkait pembangunan dengan dana 9 miliar rupiah adalah jalan dari perbatasan Desa Lasara, Kecamatan Namohalu Esiwa hingga melintasi Desa Berua sepanjang sekitar 2,5 kilometer. Pembangunan itu tidak sampai ke Desa Meafu atau lokasi jalan rusak yang sedang viral,” ungkap perwakilan masyarakat.

Pasang Iklan BerkatNews7

Masyarakat juga membenarkan bahwa telah ada alat berat yang melakukan pembersihan jalan pada minggu lalu, namun hanya terbatas pada ruas jalan sepanjang 2,5 kilometer tersebut dan belum menyentuh titik yang menjadi keluhan warga.

Perwakilan masyarakat juga menyoroti pernyataan Bupati Amizaro Waruwu yang disampaikan saat jalan tersebut juga sempat viral pada tahun 2025 lalu. Saat itu, Bupati berjanji akan membangun jalan di Desa Meafu pada tahun 2026 dengan anggaran sebesar 10 miliar rupiah.

“Kami mengharapkan janji yang telah disampaikan oleh Pak Bupati Amizaro Waruwu kepada masyarakat Desa Meafu dapat segera diwujudkan tepat di titik lokasi yang sedang viral ini demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga sehari-hari,” harapnya.

Laporan: Masyarakat Desa Meafu -Berkatnews7.com

Penulis James Gea