ASN terus keluhkan, minta Pemda Pelalawan segera evaluasi kebijakan absensi
Pelalawan, Berkatnews7.com – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terus menyuarakan keluhan terkait sistem absensi baru. Mereka mendesak pemerintah daerah segera meninjau dan mengevaluasi kebijakan yang dinilai sangat memberatkan tersebut.
Keluhan utama mereka adalah kewajiban melakukan pencatatan kehadiran hingga enam kali dalam satu hari. Aturan ini dirasa jauh lebih berat dibandingkan mekanisme yang berlaku sebelumnya.
Selain absen masuk dan pulang kerja, kebijakan ini juga mewajibkan pencatatan saat pelaksanaan salat berjamaah. Hal ini dinilai menyulitkan, karena sering bertepatan dengan waktu menjemput anak sekolah, tugas kedinasan di luar kantor, atau kondisi pribadi masing-masing pegawai.
Para ASN berpendapat bahwa ibadah adalah kewajiban pribadi dan harus didorong, namun tidak seharusnya dibebani dengan administrasi yang ketat. Mereka menegaskan, pembinaan keagamaan tidak perlu diukur lewat absensi, agar tidak mengganggu keseimbangan antara tugas negara dan tanggung jawab keluarga.
Selain itu, mereka juga mempertanyakan kesejahteraan pegawai. “Tuntutan disiplin ditingkatkan, namun perhatian terhadap kesejahteraan kami belum sebanding. Jangan sampai aturan baru justru menambah beban tanpa solusi yang nyata,” ujar salah satu pegawai.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan evaluasi menyeluruh, agar aturan menjadi lebih adil, fleksibel, dan tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Para ASN juga meminta dibukanya ruang dialog terbuka antara pimpinan dan pegawai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait sesuai Undang-Undang Pers.
Kaperwil Riau, Berkatnews7.com
Penulis: S. Waruhu





Tinggalkan Balasan