Gunungsitoli, http://Berkatnews7.com-Gerakan Peduli Bang YD menggelar audiensi dengan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gunungsitoli, Selasa (13/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program sosial kemanusiaan yang telah dijalankan sekaligus membangun sinergi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Rombongan Gerakan Peduli dipimpin oleh Dewan Pembina, Ir. Armin Telaumbanua. Kedatangan mereka disambut oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli di ruang rapat DPRD.

Audiensi berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Sejumlah hal dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari pelayanan kesehatan melalui ambulans gratis, bantuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, santunan anak yatim piatu, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga dukungan terhadap kelompok nelayan.

Dalam pertemuan itu, Gerakan Peduli juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang dihimpun dari berbagai kegiatan sosial dan interaksi langsung dengan warga.

Paparkan Berbagai Program Sosial Kemanusiaan

Dalam pemaparannya, Gerakan Peduli Bang YD menjelaskan sejumlah program yang telah dan sedang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah layanan ambulans gratis selama 24 jam. Menurut keterangan pihak Gerakan Peduli, layanan tersebut dimanfaatkan untuk membantu warga yang membutuhkan transportasi, termasuk pengantaran jenazah dari RSU Gunungsitoli menuju sejumlah desa di wilayah Kepulauan Nias.

Beberapa wilayah yang disebut telah menerima manfaat layanan tersebut antara lain Binaka, Somambawa, Botolakha, dan sejumlah daerah lainnya.

Selain pelayanan ambulans, Gerakan Peduli juga menjalankan program santunan bagi anak yatim piatu. Salah satu penerima bantuan yang disebut dalam pemaparan ialah Merlina Lase, siswi SMP Negeri 8 yang berdomisili di Desa Dahana Sogawu-Gawu, Kecamatan Gunungsitoli.

Di bidang pendidikan, organisasi tersebut menyampaikan adanya program beasiswa berkelanjutan yang ditujukan kepada siswa berprestasi dari keluarga yang membutuhkan dukungan finansial. Nama Rizka Sassabila Telaumbanua dan Erika Mendrofa, yang disebut bersekolah di SMA Pemda Nias, turut disampaikan sebagai penerima manfaat program tersebut.

Program lainnya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Bantuan modal usaha disebut telah diberikan kepada sejumlah warga, di antaranya Nifsan Dawolo, Valentina Daeli, dan Andi Muktar Telaumbanua.

Gerakan Peduli juga menyampaikan kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu serta dukungan kepada kelompok nelayan BERSATU di Desa Olora, Kecamatan Gunungsitoli Utara.

Berbagai kegiatan tersebut, menurut pihak Gerakan Peduli, merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan ekonomi yang membutuhkan perhatian bersama.

Dorong Sinergi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah

Selain memaparkan program kerja, Gerakan Peduli Bang YD menyampaikan harapan agar komunikasi dengan DPRD Kota Gunungsitoli dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi yang konkret.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian aspirasi masyarakat, mendorong perhatian terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan, membantu anak-anak yang mengalami kesulitan melanjutkan pendidikan, serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.

Persoalan infrastruktur di wilayah desa dan kondisi ekonomi nelayan juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan dalam audiensi.

Gerakan Peduli berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bahan perhatian DPRD sesuai dengan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki lembaga legislatif daerah.

Armin Telaumbanua: Kepentingan Kami Adalah Kemanusiaan

Usai audiensi, Dewan Pembina Gerakan Peduli, Ir. Armin Telaumbanua, menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang diberikan pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli.

Ia mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak hanya bertujuan memperkenalkan organisasi, tetapi juga membangun komunikasi agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan.

“Alhamdulillah, hari ini kami dari Gerakan Peduli diterima dengan sangat baik oleh pimpinan dan anggota DPRD Kota Gunungsitoli. Kami berterima kasih atas sambutan yang diberikan,” ujarnya kepada awak media.

Armin menjelaskan bahwa Gerakan Peduli ingin menjadi mitra sosial yang berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang menghadapi kesulitan dalam memperoleh layanan kesehatan, pendidikan, dan dukungan ekonomi.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan organisasi tersebut berorientasi pada aksi kemanusiaan.

“Kami memaparkan apa yang sudah kami lakukan, mulai dari ambulans gratis, bantuan kepada anak yatim piatu, beasiswa pendidikan, bantuan kepada kelompok nelayan BERSATU di Olora, dan berbagai kegiatan lainnya. Kepentingan kami adalah kemanusiaan. Kami ingin membantu masyarakat,” katanya.

Menurut Armin, kerja sama dengan DPRD dan pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar persoalan yang tidak dapat diselesaikan secara mandiri bisa dikomunikasikan kepada pihak yang memiliki kewenangan.

Ia mencontohkan kebutuhan penambahan armada ambulans, dukungan bagi anak-anak yang terancam putus sekolah, serta upaya membantu masyarakat yang membutuhkan penguatan ekonomi.

“Kami berharap ke depan DPRD dan Gerakan Peduli bisa saling mendukung. Ketika ada warga yang membutuhkan ambulans dan kapasitas yang tersedia belum mencukupi, kami berharap ada upaya bersama untuk mencari solusi. Begitu juga ketika ada anak yang kesulitan melanjutkan sekolah, kita bisa membicarakannya dan mencari jalan keluar,” ungkapnya.

DPRD Apresiasi Kepedulian Sosial Gerakan Peduli

Sementara itu, pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli, Adrianus Zega, sebagaimana disampaikan dalam materi keterangan audiensi, mengapresiasi program-program sosial yang dipaparkan Gerakan Peduli Bang YD.

Dalam tanggapan yang disampaikan pada pertemuan tersebut, pihak DPRD menilai kegiatan sosial yang membantu masyarakat secara langsung dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan warga.

Program ambulans gratis, khususnya, dinilai memiliki manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi dalam situasi sulit.

Pihak DPRD juga menyampaikan keterbukaan untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Gerakan Peduli dalam menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti dan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” demikian pernyataan yang tercantum dalam materi keterangan audiensi.

Dukungan tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan lebih lanjut, terutama terhadap persoalan yang memerlukan koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat.

Audiensi Diharapkan Berlanjut pada Aksi Nyata

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama, penyerahan dokumen profil Gerakan Peduli kepada DPRD Kota Gunungsitoli, serta doa bersama untuk kemajuan daerah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi antara organisasi sosial dan lembaga legislatif, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat disampaikan dan ditangani melalui mekanisme yang tepat.

Gerakan Peduli Bang YD berharap sinergi tersebut tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, program sosial kemanusiaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, sementara aspirasi di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi masyarakat dapat memperoleh perhatian sesuai prioritas serta kemampuan pemerintah daerah.

 

Yaaro Mendrofa