Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, http://Berkatnews7.com- Memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026, Dewan Perwakilan Daerah Laskar Pemuda Melayu (DPD LPM) Kabupaten Kapuas Hulu menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan kebangsaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Melayu dan generasi muda di Bumi Uncak Kapuas.

Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD LPM Kabupaten Kapuas Hulu, Yudi Fradesi, S.P., yang mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila bukan sekadar simbol atau materi upacara, tetapi sebagai nilai yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia yang Lebih Kuat”, Yudi menilai nilai-nilai Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan nilai luhur yang hidup dalam adat dan budaya Melayu.

Pancasila dan Nilai Luhur Melayu

Menurut Yudi, Pancasila merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan wilayah Indonesia.

«“Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia yang Lebih Kuat memiliki makna yang dalam. Adat Melayu mengajarkan ‘Adat Bersendi Syara, Syara Bersendi Kitabullah’. Melayu juga mengajarkan musyawarah mufakat di balai adat, keadilan dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat yang terkandung dalam Pancasila,” ujar Yudi.»

Ia menegaskan, menjaga Pancasila sekaligus merupakan bagian dari menjaga jati diri, persatuan, serta nilai-nilai kebersamaan masyarakat Melayu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan untuk Generasi Muda Melayu

Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila, Yudi juga mengingatkan generasi muda Melayu di Kabupaten Kapuas Hulu agar memahami sejarah dan memaknai peringatan 1 Oktober secara lebih mendalam.

Ia menyebut, peristiwa politik dan keamanan pada 30 September 1965 menjadi bagian penting dalam sejarah Indonesia yang kemudian melatarbelakangi peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

“Generasi muda perlu memahami sejarah bangsa agar nilai persatuan tidak mudah tergerus oleh berbagai tantangan zaman,” katanya.

Yudi kemudian menyampaikan tiga pesan khusus kepada pemuda Melayu Kapuas Hulu.

Pertama, pemuda Melayu harus menjadi garda terdepan dalam menjaga Pancasila.

Menurutnya, tantangan terhadap persatuan bangsa pada era digital tidak hanya berbentuk ancaman fisik, tetapi juga dapat muncul melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai paham yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Karena itu, pemuda diharapkan mampu menjadi pengguna media sosial yang bijak sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.

Kedua, Pancasila harus diamalkan, bukan hanya diupacarakan.

Yudi mengatakan, pengamalan nilai Pancasila harus diwujudkan melalui tindakan nyata, antara lain membantu sesama, menjaga lingkungan, melestarikan kawasan hutan dan Danau Sentarum, menolak praktik pungutan liar, serta mendorong terciptanya keadilan sosial bagi masyarakat.

“Pancasila harus hadir dalam kehidupan masyarakat. Nilainya harus dirasakan melalui kepedulian, gotong royong, keadilan dan penghormatan terhadap sesama,” tegasnya.

Ketiga, bersatu untuk memperkuat Indonesia dari Kapuas Hulu.

Sebagai wilayah yang berada di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kapuas Hulu memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Menurut Yudi, kekuatan daerah perbatasan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur dan aspek keamanan, tetapi juga oleh kekompakan masyarakat, khususnya generasi mudanya.

“Kapuas Hulu merupakan bagian dari beranda terdepan NKRI. Karena itu, pemuda harus mampu menunjukkan bahwa masyarakat perbatasan adalah masyarakat yang cinta damai, menjaga persatuan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

DPD LPM Kapuas Hulu Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, DPD LPM Kabupaten Kapuas Hulu juga menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai upaya pembinaan ideologi Pancasila serta pendidikan kebangsaan bagi generasi muda.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui tiga hal, yakni mendukung program pemerintah dalam pembinaan ideologi Pancasila, aktif memberikan edukasi kebangsaan kepada pemuda-pemudi Melayu di berbagai kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, serta ikut menjaga kondusivitas, persatuan dan pelestarian adat budaya Melayu dalam bingkai kebhinekaan Indonesia.

Yudi berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kepedulian terhadap sesama.

«“Dari Kapuas Hulu untuk Indonesia. Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Mari kita jaga Pancasila sebagai jiwa pemersatu, karena dengan Pancasila-lah Indonesia menjadi lebih kuat, dan Melayu menjadi lebih bermartabat,” pungkas Yudi Fradesi, S.P.»

 

(AGUSTIANDI)