Medan, Sumatra Utara, http://Berkatnews7.com-Proyek peningkatan sistem drainase jalan rawe 9 Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan menuai sorotan publik. Proyek yang bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026 itu diduga tidak transparan karena tidak mencantumkan volume pekerjaan pada papan proyek.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, papan informasi proyek hanya menampilkan data umum seperti nama kegiatan, lokasi, nilai kontrak, pelaksana, serta waktu pengerjaan tidak di cantumkan di duga ada indikasi kecurangan dalam proyek infrastruktur ini namun, tidak terdapat keterangan mengenai volume pekerjaan, seperti panjang dan berapa lebar drainase nya.

Padahal, informasi volume merupakan bagian penting dalam papan proyek agar masyarakat dapat mengetahui skala dan rincian pekerjaan yang dilaksanakan menggunakan uang negara.

Proyek ini sendiri dikerjakan oleh CV.Razasa Agung dengan nilai kontrak sebesar Rp 5.999.117.178.00, milyar sangat fantastis .

Sejumlah warga sekitar mengaku heran karena proyek yang tengah berjalan itu tampak dikerjakan tanpa transparansi yang memadai.

Kalau tidak ada volume, masyarakat jadi tidak tahu berapa panjang atau lebar jalan yang dibuat. Ini kan uang rakyat, seharusnya terbuka,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya,Minggu (11/10/2026).

Warga juga menilai pekerjaan fisik di lapangan terkesan terburu-buru di duga asal jadi dan tanpa pengawasan ketat, sehingga muncul dugaan adanya potensi penyimpangan volume pekerjaan atau praktik korupsi terselubung.

Masyarakat mengimbau Dinas SDA BMBK Kota agar segera meninjau proyek tersebut.

Keterbukaan informasi publik dalam proyek pemerintah itu wajib. Jika tidak ada volume, maka patut diduga ada sesuatu yang disembunyikan.

Kasus ini diharapkan mendapat perhatian serius dari KPK dan Kejatisu untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pembangunan di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak SDA BMBK Kota Medan dan pelaksana proyek drainase belum dapat dikonfirmasi terkait alasan tidak dicantumkannya volume pada papan proyek tersebut.

Sufri Hidayat SH

Wakaparwil Sumut