Dugaan Guru PPPK Jarang Masuk, Warga Desak Disdik Sumut Klarifikasi
NIAS SELATAN – berkatnews7.com ||Dunia pendidikan di Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan, kembali disorot. Warga mempertanyakan kinerja oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di salah satu SMA Negeri di wilayah itu, Jumat 12/6/2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, guru tersebut diduga jarang hadir mengajar dalam sepekan. Kondisi ini dikhawatirkan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
“Kalau memang digaji negara sebagai guru, seharusnya fokus mengajar. Kasihan anak-anak yang dirugikan,” kata salah seorang orang tua siswa yang enggan disebut namanya.
Selain dugaan jarang masuk, beredar informasi oknum guru itu lebih sering menjalankan aktivitas di luar tugas pokok sebagai pendidik dan operator sekolah. Warga menilai hal tersebut bertentangan dengan prinsip profesionalisme ASN.
Sebagai aparatur negara, guru PPPK-PW terikat aturan disiplin pegawai dan wajib menjalankan tugas sesuai penempatan. Aktivitas di luar tugas kedinasan yang mengganggu kewajiban utama dinilai mencederai etika pendidik.
Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara segera melakukan klarifikasi dan penelusuran. Jika terbukti melanggar, warga minta sanksi dijatuhkan sesuai aturan demi menjaga kualitas pendidikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMAN 1 Idanotae dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIV Sumut belum memberi tanggapan. Upaya konfirmasi sudah dilakukan via telepon dan pesan WhatsApp, namun belum ada jawaban.
Pihak terkait diharapkan segera memberi penjelasan agar polemik ini tidak menjadi spekulasi di masyarakat.(Yar Zebua)




Tinggalkan Balasan