Nias Selatan – Menyikapi laporan dari jajaran aparatur desa terkait aksi penipuan yang sedang marak, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para Kepala Desa (Kades) di wilayah Kabupaten Nias Selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Telah ditemukan nomor WhatsApp palsu yang mencatut nama dan foto profil pejabat daerah untuk melakukan tindakan penipuan berbasis rekayasa sosial.

 

Pasang Iklan BerkatNews7

Detail Identitas Palsu Pelaku:

* Nomor WhatsApp Penipu: 08217761114

* Nama yang Dicatut: Kasiaro Ndruru, S.T., MM (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang / Kadis PUPR Kabupaten Nias Selatan)

* Modus Operandi: Pelaku menghubungi para Kepala Desa melalui pesan WhatsApp, memasang foto profil dinas target, lalu menanyakan terkait “usulan atau proposal pembangunan jalan di desa” untuk memancing korban sebelum melakukan aksi penipuan/permintaan materi.

 

PERNYATAAN RESMI & HIMBAUAN:

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menegaskan bahwa nomor tersebut BUKAN milik Kepala Dinas PUPR Kab. Nias Selatan. Segala bentuk komunikasi dari nomor tersebut adalah murni HOAX dan PENIPUAN.

 

Kepada seluruh jajaran Kepala Desa, Perangkat Desa, serta masyarakat luas, diharapkan mengambil langkah tegas berikut:

* Abaikan & Blokir: Jika Anda dihubungi oleh nomor 08217761114 atau nomor asing lainnya yang mengaku sebagai pejabat Pemkab, segera hentikan komunikasi dan blokir kontak tersebut.

* Pahami SOP Birokrasi resmi: Segala bentuk pengajuan, verifikasi, maupun realisasi program pembangunan infrastruktur daerah selalu dilakukan melalui jalur kedinasan resmi, persuratan formal, serta sistem aplikasi perencanaan daerah yang sah BUKAN melalui pesan WhatsApp pribadi.

* Jangan Kirim Apapun: Jangan pernah mengirimkan uang, menjanjikan komisi, atau membagikan dokumen sensitif desa kepada nomor yang tidak dikenal.

* Laporkan Segera: Bantu sesama aparat desa dengan menyebarkan tangkapan layar peringatan ini ke grup-grup koordinasi kecamatan dan desa agar tidak ada korban materiil.

Mari bersama-sama kita putus mata rantai penipuan ini dengan tetap jeli, cerdas, dan tertib administrasi.