Nias Selatan, http://Berkatnews7.com- Semangat nasionalisme menggema dari Bumi Nias Selatan. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Bowozaro Buulolo, S.Pd, dengan penuh khidmat mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026.

Politisi energik dari Partai NasDem – Gerakan Perubahan ini menyampaikan pesan kebangsaan yang mendalam kepada seluruh masyarakat di wilayah pemilihannya yang luas, meliputi Kecamatan Mainamolo / Mazino, Kecamatan Aramo, Kecamatan Amandraya, dan Kecamatan Ulususua.

Menurutnya, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, namun adalah pengingat akan kokohnya ideologi bangsa yang tidak pernah goyah diterpa rongrongan.

“Pancasila telah teruji sebagai benteng terakhir pemersatu bangsa. Di momen sakral 1 Oktober ini, kita diingatkan kembali akan pengorbanan Pahlawan Revolusi dan betapa saktinya Pancasila menjaga keutuhan NKRI,” tegas Bowozaro Buulolo, S.Pd

Pancasila Pemersatu Menuju Indonesia Emas

Mengusung tema *”Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Bowozaro Buulolo mengajak seluruh elemen masyarakat Nias Selatan, khususnya generasi muda di Dapil II, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa pembangunan di Kecamatan Mainamolo, Aramo, Amandraya dan Ulususua harus berlandaskan pada semangat gotong royong dan keadilan sosial sebagaimana terkandung dalam sila-sila Pancasila.

“Saya sebagai wakil rakyat dari Dapil II berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan berlandaskan Pancasila.

Mari kita jadikan momentum Kesaktian Pancasila ini untuk memperkuat persatuan, menjauhkan perpecahan, dan bersama-sama membangun Nias Selatan yang Berdaulat, Adil dan Makmur,” ajaknya.

Ucapan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Sosok Bowozaro Buulolo dikenal dekat dengan masyarakat dan aktif turun langsung ke desa-desa di wilayah pemilihannya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di Kabupaten Nias Selatan diharapkan menjadi energi baru untuk menjaga stabilitas dan kerukunan antar umat beragama serta suku yang ada di Pulau Nias.

(Penulis FZ.buulolo)