Deli Serdang, Sumatera Utara, 23 September 2026, http://Berkatnews7.com –Proyek pemeliharaan ruas jalan Kelumpang Kampung Kecamatan Hanpran Perak Kabupaten Deli Serdang menjadi sorotan publik kondisi pekerjaan yang dinilai perlu mendapat perhatian. Kwalitas nya buruk asal jadi, ketebalan aspal nya tidak sesuai spek. Tipis dugaan mark up mengemuka. Kamis (17/09/2026).

kualitas pekerjaan proyek ruas jalan yang disebutnya belum genap satu minggu selesai, namun telah mengalami kerusakan dan menyoroti kondisi fisik pekerjaan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat.

mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek ruas jalan tanpa volume Menurut warga, keterbukaan informasikan terkait nama kegiatan, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, serta waktu pelaksanaan penting diketahui masyarakat sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara.

Warga meminta fungsi pengawasan terhadap proyek pemeliharan ruas jalan tersebut menjadi perhatian instansi terkait. Menurutnya, kondisi pekerjaan perlu diperiksa secara objektif untuk memastikan pelaksanaan proyek telah sesuai dengan spesifikasi teknis, kualitas material, ketentuan kontrak, serta standar pembangunan yang berlaku.

Siapakah pihak yang bertanggung jawab apabila benar terdapat persoalan dalam pelaksanaan maupun kualitas pekerjaan.

Inilah proyek di duga abal-abal, bekerja sama dengan SDA BMBK Deli Serdang yang menghabiskan uang negara Tanpa jangka panjang.

memperlihatkan kondisi pekerjaan ruas jalan yang mengundang pertanyaan. menyebut pembangunan tersebut baru seumur jagung rusak di beberapa titik.

besaran anggaran proyek pemeliharaan ruas jalan yang mencapai sekitar Rp2.599.436.000.00 milyar sangat fantastis anggaran tahun 2026 APBD Deli Serdang pelaksana Koperasi Konsumen Mandiri.

Sorotan lainnya berkaitan dengan papan informasi proyek. Di pagu anggaran tidak di temukan volume indikasi dugaan korupsi seperti nya ada yang di tutupi dalam proyek pemeliharan berkala ruas jalan tersebut.

Padahal, informasi mengenai nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, volume, pelaksana, waktu pelaksanaan, dan pengawas penting diketahui masyarakat sebagai bagian keterbukaan informasi publik.

saat awak media konfirmasi dengan PPTK dari dinas SDA BMBK Deli Serdang Sintong Simanjuntak mengenai volume papan proyek tidak si pasang kan bungkam seribu bahasa.

Fungsi Pengawasan Dipertanyakan

pentingnya fungsi pengawasan terhadap pekerjaan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara.

Apabila benar terdapat pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis, penggunaan material yang tidak sesuai standar, atau pelaksanaan yang tidak mengikuti ketentuan kontrak, maka hal tersebut perlu diperiksa secara objektif oleh instansi berwenang, yaitu APH.

Begitu pula dengan dugaan tidak adanya volume papan informasi proyek. Kondisi tersebut perlu diklarifikasi kepada pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan, diperlukan pemeriksaan lapangan oleh pihak berkompeten, termasuk pengecekan dokumen kontrak, spesifikasi teknis, kualitas material, metode pelaksanaan, volume pekerjaan, serta proses pengawasan proyek.

Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran

Pembangunan infrastruktur yang menggunakan uang negara harus dilaksanakan secara transparan, sesuai spesifikasi teknis, serta dapat dipertanggung jawabkan secara administratif maupun teknis.

Karena itu, munculnya keluhan masyarakat maupun sorotan publik seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi instansi terkait. Klarifikasi secara terbuka penting dilakukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

Jika ditemukan adanya ketidak sesuaian dalam pelaksanaan proyek, pihak berwenang diharapkan mengambil langkah sesuai aturan.

Sebaliknya, apabila pekerjaan tersebut telah dilaksanakan sesuai kontrak dan standar teknis, penjelasan resmi juga diperlukan untuk memberikan kepastian kepada publik.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai tudingan kualitas pekerjaan, nilai anggaran, papan informasi proyek, volume serta sistem pengawasan.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak pelaksana, instansi terkait, maupun pihak lainnya yang berkepentingan untuk memberikan penjelasan secara resmi dan berimbang.

 

Sufri Hidayat SH

Wakaparwil Sumut